Om Swastiastu,

My name is Gde Wibisana Singgih Wilasa, But some of friends called me Tualen or Malen. Born in Semarang, Central Java on 1979. Yes, I am old enough. I have family and also have kids with me. Live in Canggu, Nort Kuta. Bali. Wishes for all best in your life and my live always. And might God blessing all of us with fortune and talent.

Pengharapan

Entah apakah hanya aku saja atau semua orang juga sedang dalam masa strugling dalam kehidupannya kini. Hanya saja jika kuingat dan kuperhatikan, sepertinya tidak hanya aku saja yang di tahun 2011 ini sedang strugling, sedang berusaha untuk bisa bertahan dan berusaha semaksimalnya untuk melompati titik jenuh strugling itu sendiri melompat ke kawasan lainnya.

Ada 2 (dua) kemungkinan yang akan dihadapkan pada mahkluk-mahkluk tuhan yang ber”akal” ini, setelah mengalami masa strugling seperti ini. Bukan sok tahu, namun aku pernah mengalaminya dan apa yang kutulis adalah apa yang aku tahu berdasarkan pengalaman pribadiku.

PERTAMA, jika mereka terlalu berusaha dan ngotot untuk mencoba dan terus mencoba dan tidak kunjung menemukan titik atau celahnya, atau bisa dikatakan berusaha dengan totalitas hingga habis-habisan namun tidak juga menemukan celah diantara berbagai himpitan. Maka mereka akan terlontar dari titik strugling ke titik Pengulangan. Artinya akan dibutuhkan usaha yang lebih besar lagi untuk menuju keberhasilannya. Atau bahasa positifnya adalah “Keberhasilan yang tertunda”.

KEDUA, jika mereka berusaha dan beberapa kali mengulang dan dengan segera menemukan celahnya dengan tepat, dan mampu untuk melakukan handling maka mereka akan melompat cukup jauh kedepan dan menjadi selangkah lebih dekat lagi pada titik keberhasilan. Tidak perduli bahwa mereka ngotot atau tidak dalam berusaha, karena terkadang justru kesempatan itulah yang cukup mudah datang kepada mereka.

Hal utama yang yang dimiliki oleh seseorang yang sedang tertimpa strugling adalah sebuah pengharapan. Hanya saja, akan sangat sulit kala kita berbicara mengenai pengharapan. Jika seseorang berpengharapan terlalu besar dan tidak berhasil, maka akan sangat sulit untuk memanage pengharapan ini. Sebuah permasalahan lain yang timbul dalam bagaimana memberikan pengharapan pada diri, dengan seimbang, sehingga tidak terlalu muluk-muluk yang akan menyakiti pada saat tak tercapai, namun juga tidak terlalu sedikit agar tidak melemahkan semangat usaha yang sedang kita lakukan pada saat ini.

Human are inbalance,
Human are uniquely different each other,
But in fact they are the same on many things,
Such as breath from the same air,
Living in the same world,
Become a bit annoying while falling in love,
Become affraid to losing a value,’
Being screamed when they were alone.
(Tualen, Nop 2011)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Go back to top