Doakan Anakku
Dinihari ini Ida Hyang Paramakawi kembali memberiku cobaan. Sesosok anak kesayangan, yang kutunggu sekian lamanya, harus terbaring lemas di UGD RSUP Sanglah. Berbagai tindakan telah dilakukan pada anakku sayang yang masih terlampau muda.
Aku pasrah dan hanya mampu berdoa saja. Penat rasanya dan sesak hati ini mendengar diagnosa dan persentase harapan bagi si kecil. Mungkin ini adalah hukuman atas segala salah yg kuperbuat, atau entah jalan hidup unik lain yg harus aku hadapi lagi. Entahlah.
Di titik ini hati dan pikiranku tak lagi merasakan apa-apa. Beku dan seolah tak mampu menahan luka menganga. Tangis dan air mata tak lagi bisa kutumpahkan. Sudah kuhabiskan tadi kala di UGD. Doaku lbh mirip sebuah mimpi belaka.
Tapi tolong doakan anakku, tolong jagakan harapannya, tolong kuatkan aku. Dan tolong serukan pada Hyang Paramakawi untuk meluluskan doaku segera dalam sebuah mujizat dan keajaiban Ilahi.
Nyoman Galuh, maafkan ayahmu ini. Terlampau berat mungkin salahku yg dikarmakan kepadamu. Maafkan juga ayahmu ini atas ketidakmampuan menjagamu, maafkan ayahmu ini atas kemiskinan yg tengah menderaku. Maafkan aku dan ibumu nak.
Wibi..dengan dalam aku berdoa agar anakmu diberikan tempat terindah disisi NYA..dan jikalau ada salah adrimu sengaja atau tidak agar Ida Hyang Widhi memaafkan mu, agar cobaan yang diberikan NYA bisa cepat berhenti..