Om Swastiastu,

My name is Gde Wibisana Singgih Wilasa, But some of friends called me Tualen or Malen. Born in Semarang, Central Java on 1979. Yes, I am old enough. I have family and also have kids with me. Live in Canggu, Nort Kuta. Bali. Wishes for all best in your life and my live always. And might God blessing all of us with fortune and talent.

Living in the Alpha Level

Kehidupan memang kompleks adanya. Kehidupan memang terkadang unik dengan berbagai garis ceritanya sendiri dan kondisi yang makin memperkompleks dari lakon hidup dari setiap anak manusia. hidup memang tidak pernah lebih mudah dari kemarin. Sebagai hasil dari pembelajaran dan pelajaran di kehidupan hari kemarin, maka kehidupan semakin berat adanya. Inilah kenapa, solusi yang musti dipikirkan pun menjadi wajib diperhitungkan sebagai Alpha Level.

Jadi secara tidak langsung kehidupan manusia itu adalah sebuah kehidupan di Alpha Level itu sendiri. Dengan berjuta kemungkinan yang kita pikirkan sendiri, untuk menyelesaikan segala permasalahan kita sendiri, yang merupakan hasil pemikiran hipotesis yang kita buat juga sendiri.

Alpha Level adalah sebuah konsep pengujian HIPOTESIS yang merupakan tingkat signifikasi atau equivalen alpha, yang menentukan tingkat kemungkinan sebagai bukti dari estimasi atau perkiraan yang belum tentu masuk akal. Kontrol dari penentuan Alpha Level ini juga oleh kita sendiri, untuk menentukan masalah yang kita estimasikan juga.

Inilah kehidupan yang mendera dan sedang aku jalani. Berbagai kendala kehidupan dan jalan cerita kehidupan serta jutaan solusi yang pernah kubuat dalam pikiran ini. Katakan saja ada satu permasalahan dalam hidup yang sedang kuhadapi yang membutuhkan 100 alpha solusi yang aku hipotesiskan untuk mendapatkan solusi yang terbaik, maka bayangkan, dalam sehari berapa juta alpha level value yang kita pikirkan. Tinggal kalikan saja berapa alpha level pula yang tercipta dalam seminggunya, dalam setahun dan dalam keseluruhan umur hidup anda hingga saat ini.

Jika anda pening membaca artikel saya, maka konsep yang saya ciptakan dengan membuat artikel ini telah berhasil. Sebab saya yang membuat artikel ini juga lagi pening dan ingin berbagi pening kepala kepada anda sekalian. Mohon maaf yang sebesar-besarnya, jika anda kini pening menghadapi bacaan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Go back to top