Om Swastiastu,

My name is Gde Wibisana Singgih Wilasa, But some of friends called me Tualen or Malen. Born in Semarang, Central Java on 1979. Yes, I am old enough. I have family and also have kids with me. Live in Canggu, Nort Kuta. Bali. Wishes for all best in your life and my live always. And might God blessing all of us with fortune and talent.

Yang Paling Sulit

Tahukah anda sisi kehidupan kita yang mana yang paling sulit untuk dilakukan ?

Tiap manusia mungkin bakal punya berbagai versi yang berbeda satu sama yang lainnya. Namun karena saya yang menulis maka saya akan bercerita berdasarkan apa yang saya rasakan saja, dan saya yakin ini adalah kesulitan juga bagi orang kebanyakan. Buat saya, pelajaran berharga yang kuterima saat ini adalah pelajaran bagaimana kita bisa berSABAR untuk MENUNGGU.

Satu tindakan yang memiliki dua kata yang kedua duanya sangat sulit. SABAR, adalah kata yang sangat dalam maknanya. Sampai saat ini aku masih belajar untuk itu. Bahkan beberapa hari yang lalu aku masih belum bisa saja untuk bertahan dalam kesabaran.

Sementara MENUNGGU adalah sebuah hal yang sangat membosankan. Menantikan yag belum tiba, atau menantikan kesempatan yang belum kunjung tiba. Menunggu juga sebuah pekerjaan yang maha sulit, apalagi jika anda menunggu sesuatu yang sangat terbatas atau menunggu sesuatu yang tak direncanakan. Bayangkan saja anda menunggu kesempatan yang ternyata sangat terbatas dan anda sedang menginginkannya dengan sangat. Maka anda akan menunggu dengan sangat tegangnya. Apalagi kalo ternyata kesempatan itu justru ternyata malah lepas atau anda melewatkannya. FUCK the HELL…. I lost my chance.

Pelajaran yang terlalu berharga buatku. Ternyata memang menjaga jauh lebih sulit ketimbang berusaha. Memang ternyata menjadi polisi jauh lebih sulit daripada menjadi Malingnya. Hal ini dikarenakan, menjaga kedatangan sang maling akan menjadi teramat susah karena kedatangannya tak terjadwal. Dan justru terkadang maling akan datang pada saat kita LENGAH. Begitu juga kesempatan, yang menjengkelkan adalah kala kita dengan penuh waspada menunggunya tak kunjung datang, begitu sempat lengah sedikit saja, kesempatan itu LENYAP begitu saja. BRENGSEKKKKKKK…… yang tersisa hanya PENYESALAN dan dijamin ada akan FEEL SUCK.

Maka yang aku pelajari disini adalah WASPADA akan segala kemungkinan, hingga titik kemungkinan terkecil sekalipun. Penyesalan selalu saja datangnya terlambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Go back to top