Om Swastiastu,

My name is Gde Wibisana Singgih Wilasa, But some of friends called me Tualen or Malen. Born in Semarang, Central Java on 1979. Yes, I am old enough. I have family and also have kids with me. Live in Canggu, Nort Kuta. Bali. Wishes for all best in your life and my live always. And might God blessing all of us with fortune and talent.

Doakan Anakku

Dinihari ini Ida Hyang Paramakawi kembali memberiku cobaan. Sesosok anak kesayangan, yang kutunggu sekian lamanya, harus terbaring lemas di UGD RSUP Sanglah. Berbagai tindakan telah dilakukan pada anakku sayang yang masih terlampau muda.

Aku pasrah dan hanya mampu berdoa saja. Penat rasanya dan sesak hati ini mendengar diagnosa dan persentase harapan bagi si kecil. Mungkin ini adalah hukuman atas segala salah yg kuperbuat, atau entah jalan hidup unik lain yg harus aku hadapi lagi. Entahlah.

Di titik ini hati dan pikiranku tak lagi merasakan apa-apa. Beku dan seolah tak mampu menahan luka menganga. Tangis dan air mata tak lagi bisa kutumpahkan. Sudah kuhabiskan tadi kala di UGD. Doaku lbh mirip sebuah mimpi belaka.

Tapi tolong doakan anakku, tolong jagakan harapannya, tolong kuatkan aku. Dan tolong serukan pada Hyang Paramakawi untuk meluluskan doaku segera dalam sebuah mujizat dan keajaiban Ilahi.

Nyoman Galuh, maafkan ayahmu ini. Terlampau berat mungkin salahku yg dikarmakan kepadamu. Maafkan juga ayahmu ini atas ketidakmampuan menjagamu, maafkan ayahmu ini atas kemiskinan yg tengah menderaku. Maafkan aku dan ibumu nak.

Hasrat Diri Ini

Dikala ada keinginan untuk mendapatkan, memiliki, menguasai dan atau merasakan sesuatu, terkadang kita harus melakukan perjuangan terlebih dahulu. Kadang kita dihadapkan pada kondisi yang serba sulit, saling bertentangan dengan apa yang hasrat diri inginkan. Berbagai perjuangan mengiringi keinginan untuk memiliki.

Ada kalanya kita tidak bisa serta merta menjalankan apa yang menjadi keinginan di diri ini. Harus mengalahkan apa yg menjadi keinginan terlebih dahulu, atau lebih perih jika diungkapkan “harus mengalah” terlebih dahulu.

Disini baru kusadari betapa kata bijak “mengalah untuk menang” itu benar adanya. Dulu aku tak pernah peduli dengan statement ini. Dulu aku hanya mengiyakan bahwa kalo mengalah ya kalah. Namun hari ini aku baru merasakan, bahwa mengalah terkadang masih menyisakan hasrat lain untuk tetap bisa menang. Semoga saja kekalahan yang kita semua sedang alami akan memberikan kemenangan di masa yang akan datang nantinya.

Mau Kedamaian ?

Kedamaian adalah sebuah mimpi dari hampir semua manusia. Kedamaian bermakna sangat luas yang memiliki pemahaman kompleks, dalam sebuah rasa yang dibentuk dari beberapa kondisi seperti bahagia, tenang, nyaman, aman, tanpa problema, mapan dan seterusnya. Namun, sebaiknya cukup dijadikan sebuah angan-angan saja katA tersebut. Jangan terlalu ngotot untuk mengejarnya di kehidupan nyata ini, karena toh realitanya setiap manusia pasti mengalami permasalahan dalam hari2nya. Ingat bahwa kehidupan kita ini selalu merupakan pilihan. Read more…

Segila Bob Sadino

Setelah seharian kemarin berbagai hal telah terjadi padaku. Berbagai hal yang begitu menyita pikiran dan memeras tenaga baik fisik maupun secara mental, akhirnya aku terhenyak sejak petang tadi dalam realita bahwa, aku tidak bisa melewatinya. Aku tidak bisa lagi memaksanakan keinginanku dan telah mencapai tapal batas bahwa aku tidak lagi bisa bertahan, tidak dapat lagi berbuat, tidak bisa lagi menukarkan apa yang kupunya untuk bisa melewatinya. Sebuah titik magis yang akhirnya kuhadapi, bahwa aku membutuhkan sebuah KEAJAIBAN.

Maka pikiran logisku dalam keadaan ini adalah aku segera berdoa memohonkan kepada Hyang Paramakawi. Ditambah dengan berbagai emosi jiwa yang kumiliki, kelelahan yang teramat sangat pada otak kananku, bahkan berpengaruh pada suasana hatiku sendiri. Ada hentakan kata menyerah yang telah terlintas dengan sangat jelas bahkan di depan mataku sendiri. Read more…

Pengharapan

Entah apakah hanya aku saja atau semua orang juga sedang dalam masa strugling dalam kehidupannya kini. Hanya saja jika kuingat dan kuperhatikan, sepertinya tidak hanya aku saja yang di tahun 2011 ini sedang strugling, sedang berusaha untuk bisa bertahan dan berusaha semaksimalnya untuk melompati titik jenuh strugling itu sendiri melompat ke kawasan lainnya.

Ada 2 (dua) kemungkinan yang akan dihadapkan pada mahkluk-mahkluk tuhan yang ber”akal” ini, setelah mengalami masa strugling seperti ini. Bukan sok tahu, namun aku pernah mengalaminya dan apa yang kutulis adalah apa yang aku tahu berdasarkan pengalaman pribadiku. Read more…

Masih Terasa Duka

Sekian lamanya telah kucoba untuk tidak membuka halaman-halaman yang mengingatkan akan kenangan yang tak menyenangkan, yang sedikit meninggalkan luka di hati ini. Betapa aku merasa diabaikan, betapa aku merasa sebagai seseorang yang terabaikan. Memang waktu dan kekuatan Hyang Paramakawi yang membuatku bisa merasa bahagia, namun diantara kebahagiaan yang dianugerahkan juga diberikannya rasa duka sebagai penyeimbang dalam kehidupan anak manusia.

Seandainya saja kubiarkan hasratku untuk membuka halaman-halaman tersebut masih kubiarkan ketat, dan tak kulanggar sendiri, mungkin malam ini akan terasa lebih menenangkan. Namun entahlah, kenapa kubiarkan jari-jari ini membuka halaman-halaman tersebut, mengapa kubiarkan mata ini membaca begitu teliti satu demi kata komentar dan tulisan-tulisan tersebut. Kenapa kubiarkan kepala ini mencerna makna dari masing-masing kata dan doa yang tertuang di halaman tersebut. Read more…

Fight against Fait

Judul ini bukan hanya sekedar pemanis seperti sebuah judul sebuah film atau sebuah prosa, agar pembacanya tertarik untuk mengetahui. Namun “Fight against Fait” pada judul ini adalah realita yang umumnya dihadapi individu di luar lingkup aman. Individu yang selalu mengexplorasi dan mengusahakan diri untuk memahami akan kehidupan dan hasrat kehidupannya. Individu yang berani mengambil langkah beresiko yang terkadang berkesan extremis.

Pertempuran sesungguhnya selalu terjadi pada kehidupan manusia. Dari hal terkecil sekalipun, dalam proses menemukan solusinya selalu melalui proses dan polemik pertempuran, baik itu berupa perang argumentasi, perang prioritas serta berbagai alasan lainnya yang selalu saja menjadi dasar pemikiran dalam penentuan keputusan atas solusi terbaik menurut versi yang kita inginkan. Read more…

Setengah Kehilangan

“Biarlah KehendakMu jadilah, jangan kehendakku yang jadi. Sebab Engkau Hyang Widhi yang maha tahu apa yang terbaik bagiku.”

Manusia pada dasarnya adalah mahkluk ciptaan Hyang Paramakawi yang maha kompleks. Beberapa ajaran agama menyebutkan bahwa manusia diciptakan serupa dengan rupa Allah, diciptakan dengan Kasih Karunia Hyang Maha Kuasa. Dan Maha Besar Allah menciptakan manusia memiliki akal dan pikiran – yang tidak dimiliki oleh mahluk ciptaan lainnya.

Hari ini adalah hari yang cerah yang dihadiahkan oleh Hyang Paramakawi kepada Manusia. Saking indahnya, hingga Beliau menitipkan kepadaku banyak hal yang menjadi pelajaran yang bisa kupetik melebihi apa yang kupetik di hari sebelumnya. Tanpa media manifes yang Hyang Paramakawi berikan melalui mataku, namun langsung memberikannya melalui rasa. Read more…

Sapi yang Mengajariku

Setelah hujan mendera cukup deras selama beberapa menit lamanya, tertegun aku akan kuat kuasa Ilahi. Seteguk kopi hitam yang lalu cuaca masih mendera panas, kemudian tiba-tiba saja mendung entah dari mana sembari menghujani bumi ini dengan air yang sedemikian lebatnya. Sesaat kemudian mereda dan menyisakan genangan-genangan air di alam dan bumi ini.

Tertegun akan karuniaNya yang maha dahsyat. Selang beberapa saat kemudian, tampak di kejauhan seekor sapi melintas, melenggang dengan tenangnya di antara hiruk pikuk lalulintas jam pulang kantor yang sedang terjadi di jalan. Diantara ribetnya pengendara kendaraan bermotor memayungi diri diantara hujan sembari melintasi jalanan yang cukup padat, Sapi ini dengan tenang melewatinya tanpa beban pikiran.

Read more…

Bahagiakah Aku?

Berbeda dengan hari sebelumnya, hari ini aku digetarkan dengan sebuah pernyataan yang lebih merupakan sebuah pertanyaan buat bathinku. Bahagiakan Aku di kondisi ini? Siang ini aku sedang merindu dan berharap, diantara keterpurukan serta jepitan berbagai masalah yang dihadapku. Diantaranya memang skema prioritas tak lagi bisa kujalankan dengan baik.

Skema dan skala prioritas yang terplot, tiba-tiba saja terombak dengan sendirinya, dengan berbagai alasan dari otak kiri ini yang disebabkan rasa di bathin dan pikir yang kalut. Lagi terngiang tanya yang satu ini….. Bahagiakah Aku???? Read more…

Go back to top