Segila Bob Sadino
Setelah seharian kemarin berbagai hal telah terjadi padaku. Berbagai hal yang begitu menyita pikiran dan memeras tenaga baik fisik maupun secara mental, akhirnya aku terhenyak sejak petang tadi dalam realita bahwa, aku tidak bisa melewatinya. Aku tidak bisa lagi memaksanakan keinginanku dan telah mencapai tapal batas bahwa aku tidak lagi bisa bertahan, tidak dapat lagi berbuat, tidak bisa lagi menukarkan apa yang kupunya untuk bisa melewatinya. Sebuah titik magis yang akhirnya kuhadapi, bahwa aku membutuhkan sebuah KEAJAIBAN.
Maka pikiran logisku dalam keadaan ini adalah aku segera berdoa memohonkan kepada Hyang Paramakawi. Ditambah dengan berbagai emosi jiwa yang kumiliki, kelelahan yang teramat sangat pada otak kananku, bahkan berpengaruh pada suasana hatiku sendiri. Ada hentakan kata menyerah yang telah terlintas dengan sangat jelas bahkan di depan mataku sendiri. Read more…